SUKU SAMBORI
AKTOR DAN ARTIS ACARA TV PRIMITIF RUNAWAY BERSAMA MASYARAKAT SUKU SAMBORI BIMA NTB
HANTA UA PUA
LAPANGAN MERDEKA BIMA
MPA'A NTUMBU
KESENIAN TRADISI MASYARAKAT WAWO BIMA NTB
WARTAWAN
KAMPUNG HALAMANKU YANG MENJADI INVESTASI KAMU,DIA, DAN MEREKA
SUKU DONGGO
TARI KALERO PADA UPACARA KEMATIAN SUKU DONGGO BIMA NTB
Monday, September 19, 2016
CANTING ALAT PEWARNA BATIK
Canting (dari bahasa Jawa,
canthing,) adalah alat yang dipakai untuk memindahkan atau mengambil cairan
yang khas digunakan untuk membuat batik tulis, kerajinan khas Indonesia.
Canting tradisional untuk membatik adalah alat kecil yang terbuat dari tembaga
dan bambu
sebagai pegangannya.
Kegunaan
Canting dipakai untuk menuliskan pola batik dengan cairan malam.
Canting pada umumnya terbuat dari bahan tembaga dengan gagang bambu, namun saat
ini canting untuk membatik mulai digantikan dengan teflon.
Desain
Sebuah canting terdiri dari:
- Nyamplung: tempat tampungan cairan malam, terbuat dari tembaga.
- Cucuk: tergabung dengan nyamplung, adalah tempat keluarnya cairan malam panas saat menulis batik.
- Gagang: pegangan canting, umumnya terbuat dari bambu atau kayu.
Ukuran canting dapat bermacam-macam
sesuai besar kecilnya lukisan batik yang akan dibuat. Saat digunakan, pengrajin
memegang canting seperti menggunakan pena, mengisi nyamplung
dengan malam cair dari wajan tempat memanaskan malam tersebut. Pengrajin kemudian
meniup cairan malam panas dalam nyamplung untuk menurunkan suhunya sedikit, kemudian
melukiskan malam yang keluar dari cucuk tersebut di atas gambar motif
batik yang sebelumnya telah dilukis dengan pensil.
Malam (Zat) Bahan Pembuatan Batik
Malam (bahasa
Inggris: wax) adalah suatu zat padat yang diproduksi secara
alami. Dalam istilah sehari-hari orang menamakannya "lilin". Lilin
(kandil) sendiri memang dapat menggunakan malam sebagai bahan bakarnya.
Kebanyakan malam diperoleh dari
ekskresi tumbuh-tumbuhan,
berupa damar
atau resin.
Pada tumbuhan, malam adalah hasil metabolisme
sekunder yang dikeluarkan
oleh pembuluh resin. Sumber hewani untuk malam berasal dari sarang tawon dan lebah.
Malam digunakan secara luas
dalam industri. Dalam pembuatan batik, malam berperan sebagai penutup bagian kain agar tidak terwarnai dalam
pencelupan. Secara kimiawi, malam tergolong sebagai lipid.
Wednesday, June 25, 2014
Subscribe to:
Posts (Atom)



























